Agama dan Praktik Sosial
About Lesson

Materi ini mengajak para penyuluh agama memahami hubungan antara agama dan konflik sosial serta peran strategis penyuluh dalam membangun perdamaian di tengah masyarakat yang beragam. Konflik dipahami sebagai sesuatu yang wajar dalam kehidupan manusia dan dapat menjadi pemicu perubahan, terutama jika perbedaan agama, budaya, dan sosial tidak dikelola dengan baik. Semua agama pada dasarnya mengajarkan nilai-nilai damai, namun tantangan seperti pemahaman agama yang kaku, polarisasi sosial-politik, dan ketidakadilan sering memicu konflik di lapangan. Oleh karena itu, penyuluh agama diharapkan mampu menyampaikan ajaran secara inklusif, menjadi teladan kerukunan, memfasilitasi dialog, serta menggunakan alat analisis konflik praktis—seperti pemetaan aktor, pohon konflik, segitiga konflik, dan analisis kronologi—agar dapat memahami akar masalah secara objektif dan mengambil langkah yang bijak. Dengan bekal ini, penyuluh agama diharapkan mampu berperan sebagai jembatan di tengah perbedaan dan menjalankan bina damai sebagai proses berkelanjutan di masyarakat.

0% Complete