About Course
Pengolahan limbah cair bertujuan untuk meminimalisir terjadinya pencemaran air, menghilangkan/menurunkan konsentrasi polutan/pencemar organik maupun anorganik dalam air limbah, serta memenuhi baku mutu lingkungan sebelum akan dibuang atau digunakan ulang. Pengolahan limbah cair dalam agroindustri bukan hanya sekedar untuk memenuhi ketaatan peraturan, namun juga menjamin keberlanjutan lingkungan. Beberapa faktor yang harus diperhatikan dalam keberhasilan pengolahan limbah cair agroindustri adalah aspek teknis, manajerial, sosial, ekonomi, dan lingkungan. Jika dijelaskan lebih lanjut, faktor keberhasilan IPAL adalah 1) desain yang sesuai dengan karakteristik dan volume air limbah, 2) operation & maintenance yang terjadwal dan konsisten, 3) kapasitas SDM dalam memahami proses dan mengelola teknis operasional IPAL, 4) adanya regulasi dan monitoring kinerja IPAL berkala, 5) pembiayaan biaya operasional yang berkelanjutan, 6) kondisi lingkungan dan akses ketersediaan lahan, hingga 7) dukungan masyarakat dan pengguna. Faktor desain sesuai karakteristik air limbah (fisika/kimia/biologi) menjadi kunci utama keberhasilan IPAL karena akan berpengaruh penting terhadap proses dan efisiensi pengolahan. Oleh karena itu, pemahaman mengenai pemilihan teknologi dan desain pengolahan yang sesuai dengan karakteristik air limbah menjadi penting dan mendasar.
Course Content
Prinsip Dasar Teknologi Biodigester dalam Pengolahan Limbah Cair Anaerobik
-
Video – Bagaimana Prinsip Dasar Teknologi Biodigester?
05:27 -
Bacaan – Prinsip Dasar Teknologi Biodigester dalam Pengolahan Limbah Cair Anaerobik
-
Kuis – Prinsip Dasar Teknologi Biodigester dalam Pengolahan Limbah Cair Anaerobik
