Farmakovigilans untuk Tenaga Kesehatan
About Lesson

Farmakovigilance adalah ilmu dan praktik pemantauan keamanan obat setelah dipasarkan untuk mendeteksi, menilai, dan mencegah efek samping yang merugikan pasien. Obat memiliki efek terapi yang diinginkan sekaligus efek samping yang tidak diharapkan karena mekanisme kerja obat tidak selalu spesifik pada organ target. Tragedi talidomit pada 1950-an, yang menyebabkan kelahiran bayi dengan kelainan anggota tubuh, menjadi pelajaran penting bahwa risiko obat tidak selalu terdeteksi selama uji klinik karena keterbatasan populasi, durasi pengamatan, dan dosis yang diuji. Farmakovigilance berkembang untuk mengatasi risiko ini melalui pemantauan yang ketat, sehingga efek samping dapat terdeteksi lebih awal, keamanan dan efektivitas obat dijaga, kebijakan regulasi dapat dibuat oleh Badan POM, kesadaran tenaga medis dan masyarakat meningkat, serta mendukung pengembangan obat baru. Dengan demikian, farmakovigilance memegang peran penting dalam menjaga kesehatan masyarakat secara menyeluruh dan menjamin keamanan obat yang beredar.

0% Complete