Dalam modul ini, Agnes Bakti Pratiwi memperkenalkan konsep “jalan tengah” atau golden mean Aristoteles sebagai panduan etika dan profesionalisme di dunia kerja. Kursus ini terdiri dari dua modul: modul pertama membahas dasar filosofis dan relevansi konsep jalan tengah, sedangkan modul kedua fokus pada penerapannya dalam pengambilan keputusan profesional. Berdasarkan Nicomachean Ethics karya Aristoteles, jalan tengah adalah keseimbangan kebajikan antara dua ekstrem—tidak berlebihan dan tidak kekurangan. Contohnya, dalam perilaku kerja, menunda pekerjaan adalah satu ekstrem, menjadi workaholic adalah ekstrem lainnya, dan jalan tengah adalah bekerja secara konsisten namun tetap menjaga waktu untuk diri sendiri dan keluarga. Dengan menerapkan prinsip ini, individu dapat membangun kebiasaan baik, mencapai kebahagiaan sejati (eudaimonia), serta menjalani kehidupan yang lebih bermakna, seimbang, dan etis.
Pengenalan Konsep Jalan Tengah (Middle Position) Aristoteles
0/3
Etika Kebajikan (virtue ethics) dan Peran Jalan Tengah dalam Pengambilan Keputusan
0/3
Konsep Jalan Tengah dalam Konteks Profesionalisme dan Etika Kerja
0/3
Dialog vs. Debat (Kapan dan Bagaimana Menggunakannya)
0/3
Membangun Kebiasaan Berpikir Berbasis Jalan Tengah melalui Komunikasi Asertif
0/3
Pentingnya Konsep Jalan Tengah dalam Menghadapi Perubahan dan Tantangan Global
0/3
About Lesson
