Video ini membahas sejarah dan perkembangan studi arsif, menekankan pentingnya arsip sebagai catatan kegiatan atau peristiwa yang memiliki nilai administratif, hukum, dan sejarah. Studi arsif dimulai dari praktik kerajaan kuno di Mesopotamia dan Mesir, kemudian berkembang melalui prinsip provenance dan original order pada abad ke-19 untuk sistematisasi pengelolaan arsip pemerintahan. Pada akhir abad ke-20, perspektif kritis menekankan arsif sebagai alat pengaruh kekuasaan, keadilan, dan dokumentasi fenomena sosial maupun lingkungan. Di Indonesia, arsif telah ada sejak prasejarah, berkembang melalui masa kolonial hingga era reformasi, terutama dengan adanya UU No. 43 Tahun 2009 yang menjadi pedoman kearsipan. Seiring digitalisasi, arsip kini menjadi studi multidisiplin yang dinamis, mengintegrasikan teknologi informasi, mendukung akses global, dan menempatkan arsiparis sebagai agen perubahan yang menciptakan memori kolektif, menjaga keadilan, serta berperan dalam kebijakan publik.
Sejarah dan Perkembangan Arsip
0/3
Prinsip Dasar dan Regulasi Kearsipan
0/3
Teknologi Informasi, Arsip dan Era Digital
0/3
Arsip Digital dan Manajemen Rekaman Elektronik
0/3
Strategi Preservasi dan Keamanan Arsip Digital
0/3
Implementasi Sistem Manajemen Arsip Digital (EDMS)
0/3
About Lesson
