About Course
Seni tidak pernah hadir dalam ruang hampa. Ia lahir, berkembang, dan dimaknai dalam konteks kebudayaan, dipengaruhi oleh nilai, kepercayaan, struktur sosial, serta dinamika perubahan masyarakat. Di tengah arus globalisasi, modernisasi, dan transformasi digital, praktik seni mengalami pergeseran fungsi, bentuk, dan makna. Tradisi berinteraksi dengan inovasi, lokalitas berdialog dengan globalitas, dan identitas budaya terus dinegosiasikan melalui ekspresi artistik. Oleh karena itu, diperlukan pemahaman yang tidak hanya melihat seni sebagai objek estetika, tetapi juga sebagai praktik sosial dan produk budaya. Mata kuliah Antropologi Seni hadir untuk memberikan kerangka analitis dalam memahami seni sebagai bagian integral dari kehidupan manusia, sekaligus sebagai cermin perubahan sosial dan budaya.
Mata kuliah Antropologi Seni membahas hubungan antara manusia, kebudayaan, dan ekspresi artistik dalam berbagai konteks. Perkuliahan ini menempatkan seni sebagai fenomena budaya yang sarat makna sosial, simbolik, historis, dan ideologis. Mahasiswa akan mempelajari konsep-konsep dasar antropologi seperti kebudayaan, simbol, makna, ritus, identitas, kreativitas, dan perubahan budaya, serta mengaitkannya dengan praktik seni tradisional, modern, dan kontemporer. Kelas ini juga mengkaji isu-isu penting seperti seni sebagai sistem budaya, proses transit–transisi–transmisi, kreativitas artistik, apropriasi budaya, serta glokalisasi dalam seni. Melalui pendekatan teoritis, studi etnografi, analisis karya, dan refleksi kritis, mahasiswa diharapkan mampu memahami seni sebagai praktik sosial yang dinamis, adaptif, dan reflektif terhadap realitas budaya.
Course Content
Sub Modul 1 Kaitan Antropologi dengan Seni
-
07:04
-
Bacaan Kaitan Antropologi dengan Seni
-
Kuis
