About Course
Anak dengan disabilitas intelektual memiliki kebutuhan perkembangan yang unik, baik dari aspek sosial, emosional, motorik, maupun kognitif, sehingga memerlukan pendekatan pembelajaran dan pendampingan yang tepat, inklusif, dan bermakna. Salah satu pendekatan yang terbukti efektif dan mudah diterapkan adalah pemanfaatan permainan, khususnya permainan berbasis kearifan budaya lokal. Permainan tradisional tidak hanya berfungsi sebagai sarana hiburan, tetapi juga mengandung nilai-nilai sosial, moral, dan budaya yang mampu mendukung proses belajar dan terapi anak dengan kebutuhan khusus. Namun, pemahaman dan pemanfaatan permainan tradisional sebagai media edukatif dan terapeutik masih belum optimal di kalangan pendidik, orang tua, maupun masyarakat. Oleh karena itu, modul ini dikembangkan untuk memberikan wawasan, pemahaman, dan keterampilan praktis dalam memanfaatkan permainan berbasis budaya lokal sebagai strategi pendukung peningkatan kualitas hidup anak dengan disabilitas intelektual.
Kelas ini dirancang untuk membekali pendidik, orang tua, tenaga kesehatan, dan masyarakat umum dengan pemahaman komprehensif mengenai disabilitas intelektual serta pemanfaatan permainan kearifan budaya lokal dalam mendukung tumbuh kembang anak penyandang disabilitas. Peserta akan mempelajari konsep dasar disabilitas intelektual, permasalahan dan kebutuhan anak, serta prinsip permainan tradisional sebagai media edukatif dan terapeutik. Melalui materi konseptual, contoh permainan, dan implementasi di lapangan, kelas ini menunjukkan bagaimana permainan tradisional dapat meningkatkan keterampilan sosial, motorik, emosional, dan kognitif anak secara menyenangkan dan inklusif. Pendekatan berbasis budaya yang digunakan diharapkan mampu mendorong terciptanya lingkungan belajar yang interaktif, humanis, dan berkelanjutan bagi anak-anak dengan kebutuhan khusus.
Course Content
Pengantar: Definisi Disabilitas Intelektual dan Prevalensi
-
03:08
-
Bacaan
-
Kuis 1: Dasar-dasar Disabilitas Intelektual
