Materi ini menjelaskan pengantar dan prinsip dasar penentuan posisi menggunakan GNSS (Global Navigation Satellite System), yaitu sistem navigasi berbasis satelit seperti GPS, GLONASS, Galileo, dan BeiDou yang memungkinkan penentuan lokasi secara global. GNSS bekerja dengan cara receiver di bumi menerima sinyal dari satelit yang berisi informasi posisi satelit dan waktu pengiriman sinyal, lalu menghitung jarak berdasarkan selisih waktu dengan kecepatan cahaya. Untuk menentukan posisi secara akurat, diperlukan minimal tiga satelit yang membentuk perpotongan “bola jarak” (trilaterasi), sehingga posisi pengguna dapat ditentukan di permukaan bumi. Materi ini juga membandingkan metode penentuan posisi modern dengan metode klasik seperti dead reckoning, pilotage, dan navigasi astronomi, serta menekankan pentingnya sinkronisasi waktu yang presisi agar hasil pengukuran tidak mengalami kesalahan signifikan.
Pengantar GNSS dan Prinsip Dasar Penentuan Posisi
0/3
Sistem Koordinat dan Kerangka Acuan dalam GNSS
0/3
Sinyal GNSS dan Perangkat Receiver
0/3
Kesalahan dan Bias dalam Pengamatan GNSS
0/3
Metode Penentuan Posisi: Absolut dan Diferensial
0/3
Perencanaan dan Pelaksanaan Survei GNSS
0/3
About Lesson
