About Course
Krisis lingkungan global telah menjadi isu yang semakin mendesak dan kompleks, menuntut adanya kolaborasi lintas negara melalui diplomasi lingkungan. Diplomasi lingkungan berperan penting dalam menjembatani kepentingan nasional dengan kepentingan global untuk menjaga keseimbangan ekologi dan keberlanjutan pembangunan. Namun, dalam praktiknya, diplomasi lingkungan menghadapi berbagai dilema, seperti perbedaan pandangan antara pragmatisme dan idealisme, tantangan kedaulatan negara, serta ketimpangan antara negara maju dan berkembang. Oleh karena itu, memahami dinamika, hambatan, dan peluang dalam diplomasi lingkungan menjadi hal krusial bagi para profesional, akademisi, dan pembuat kebijakan yang ingin berkontribusi pada solusi global terhadap permasalahan lingkungan.
Kelas Problematika Diplomasi Lingkungan dirancang untuk memberikan pemahaman komprehensif mengenai tantangan dan peluang dalam praktik diplomasi lingkungan internasional. Melalui pembahasan konseptual dan studi kasus, peserta akan mempelajari berbagai dilema diplomatik seperti pragmatis vs idealis, pesimis vs optimis, serta konservatif vs reformis. Selain itu, peserta akan mengkaji hambatan-hambatan diplomasi yang muncul akibat konflik utara-selatan, isu kedaulatan, dan persoalan insentif antarnegara. Pada bagian akhir, kelas ini menyoroti peluang lahirnya kesadaran kolektif global dan kerja sama antarnegara dalam menghadapi krisis lingkungan. Setelah mengikuti kelas ini, peserta diharapkan mampu memahami strategi, dinamika, dan solusi diplomatik yang dapat diterapkan dalam menjaga keberlanjutan lingkungan secara global.
Course Content
Makna Umum Diplomasi Lingkungan
-
05:29
-
Bacaan Makna Umum Diplomasi Lingkungan I
-
Makna Umum Diplomasi Lingkungan II
05:15 -
Bacaan Makna Umum Diplomasi Lingkungan II
-
Makna Umum Diplomasi Lingkungan III
05:22 -
Bacaan Makna Umum Diplomasi Lingkungan III
-
Kuis 1 – Topik 1
