About Course
Laboratorium merupakan lingkungan kerja dengan tingkat risiko yang tinggi karena melibatkan penggunaan bahan kimia berbahaya, peralatan khusus, serta prosedur kerja yang kompleks. Tanpa pemahaman yang memadai mengenai Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), aktivitas praktikum maupun pekerjaan laboratorium berpotensi menimbulkan kecelakaan kerja, kerugian materi, serta dampak buruk terhadap kesehatan manusia dan lingkungan. Oleh karena itu, penerapan prinsip K3 di laboratorium menjadi kebutuhan mendasar yang harus dipahami oleh seluruh pengguna laboratorium, baik mahasiswa, tenaga laboran, peneliti, maupun pekerja profesional. Kelas ini disusun sebagai media pembelajaran yang sistematis dan aplikatif untuk membekali peserta dengan pengetahuan dan kesadaran K3, sehingga mampu menciptakan lingkungan kerja laboratorium yang aman, tertib, dan bertanggung jawab.
Kelas Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di Laboratorium merupakan pembelajaran berbasis mikrokradensial yang membahas prinsip, prosedur, dan praktik K3 secara komprehensif dalam kegiatan laboratorium. Materi disajikan secara ringkas dan terstruktur, mencakup tahapan sebelum, selama, hingga setelah pelaksanaan praktikum atau pekerjaan laboratorium, termasuk tindakan yang harus dilakukan apabila terjadi kecelakaan kerja. Peserta akan mempelajari safety induction, pengenalan rambu dan tata letak laboratorium, karakteristik bahan kimia berbahaya beserta MSDS, pemeriksaan bahan, tindakan preventif kecelakaan kerja, hingga penerapan Job Safety Analysis (JSA) dan Hazard Identification and Risk Assessment (HIRA). Melalui kelas ini, peserta diharapkan mampu menerapkan prinsip K3 secara konsisten tidak hanya di laboratorium, tetapi juga di berbagai lini pekerjaan yang berhubungan dengan bahan dan aktivitas berisiko, sehingga tercipta budaya kerja yang aman dan berkelanjutan.
Course Content
Pemberian Safety Induction K3 Laboratorium
-
03:35
-
Bacaan Pemberian Safety Induction K3 Laboratorium
-
Kuis MOOC Modul 1.1: Safety Induction K3
