Komunikasi Efektif dalam Pelayanan Kefarmasian

Categories: Kesehatan dan Gizi
Wishlist Share
Share Course
Page Link
Share On Social Media

About Course

Pelayanan kefarmasian yang berkualitas tidak hanya ditentukan oleh kemampuan teknis apoteker dalam menyiapkan dan memberikan obat, tetapi juga oleh keterampilan komunikasi yang efektif. Pasien datang dengan latar belakang sosial, budaya, dan tingkat pemahaman yang berbeda, sementara apoteker juga bekerja dalam tim multidisiplin yang membutuhkan kolaborasi antarprofesi. Ketidakmampuan berkomunikasi dengan baik dapat menimbulkan miskomunikasi, ketidakpuasan pasien, dan bahkan kesalahan terapi. Oleh karena itu, pengembangan keterampilan komunikasi yang komprehensif, empatik, dan etis menjadi sangat penting. Modul ini hadir untuk membekali apoteker dan tenaga kefarmasian dengan strategi komunikasi yang efektif, mampu membangun hubungan saling percaya dengan pasien, menjalin kolaborasi profesional dengan rekan sejawat, menghargai perbedaan budaya, menangani keluhan dengan empati, dan mengelola konflik secara profesional.

Kelas “Komunikasi Efektif dalam Pelayanan Kefarmasian” dirancang untuk membekali apoteker dan tenaga kefarmasian dengan keterampilan komunikasi yang komprehensif dan praktis. Dalam kelas ini, peserta akan mempelajari bagaimana komunikasi tidak hanya sekadar menyampaikan informasi, tetapi juga membangun hubungan saling percaya dengan pasien, menghargai perbedaan budaya dan nilai-nilai sosial, serta memahami kebutuhan individu pasien. Selain itu, kelas ini membahas strategi komunikasi antarprofesi untuk memperkuat kolaborasi dalam tim kesehatan, etika dan sensitivitas budaya dalam berinteraksi, serta teknik menangani keluhan pasien dengan empati untuk meningkatkan kepercayaan. Peserta juga akan dibekali dengan pendekatan menyelesaikan konflik secara profesional, termasuk mengenali akar masalah, berkomunikasi secara transparan, mencari titik temu, dan menjaga profesionalisme dalam setiap interaksi. Dengan mengikuti kelas ini, peserta diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan kefarmasian, menjaga keamanan terapi pasien, serta membangun hubungan yang harmonis dan produktif dengan pasien maupun rekan sejawat.

Show More

What Will You Learn?

  • Mampu membangun hubungan yang efektif dengan pasien melalui komunikasi yang empatik, menghargai perbedaan budaya, dan menyesuaikan pesan sesuai kebutuhan individu pasien.
  • Mampu menerapkan komunikasi antarprofesi untuk meningkatkan kolaborasi dan koordinasi dalam tim pelayanan kefarmasian.
  • Mampu menangani keluhan pasien dan konflik dengan pendekatan empati, transparansi, dan profesionalisme, sehingga meningkatkan kepercayaan pasien.
  • Mampu menerapkan prinsip etika dan sensitivitas budaya dalam setiap interaksi kefarmasian untuk mendukung kualitas pelayanan dan keselamatan terapi pasien.

Course Content

Komunikasi: Lebih dari Sekadar Bicara

Membangun Hubungan dengan Pasien

Komunikasi Antar Profesi: Membangun Kolaborasi dalam Pelayanan Kefarmasian

Berbicara dengan Hati: Etika dan Sensitivitas Budaya dalam Komunikasi Kefarmasian

Menangani Komplain dengan Empati: Komunikasi yang Membangun Kepercayaan

Menyelaraskan Perbedaan: Strategi Komunikasi untuk Mengelola Konflik

Student Ratings & Reviews

No Review Yet
No Review Yet