About Course
Pariwisata sering dipahami sebagai sektor yang netral, menyenangkan, dan memberikan manfaat bagi semua pihak. Namun dalam praktiknya, pariwisata merupakan ruang sosial yang sarat dengan relasi kuasa, nilai budaya, dan konstruksi gender yang memengaruhi siapa yang diuntungkan, siapa yang rentan, serta bagaimana pengalaman wisata dialami dan direpresentasikan. Ketimpangan akses kerja, pembagian peran berbasis gender, objektifikasi dalam promosi wisata, hingga isu keselamatan dan kenyamanan wisatawan menunjukkan bahwa pariwisata tidak terlepas dari persoalan keadilan gender. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan kritis yang mampu melihat pariwisata tidak hanya sebagai aktivitas ekonomi, tetapi juga sebagai praktik sosial dan kultural yang membentuk serta dibentuk oleh relasi gender, baik di tingkat lokal maupun global.
Kelas Pariwisata Dalam Lensa Gender dirancang untuk membekali peserta dengan pemahaman kritis mengenai hubungan antara gender dan pariwisata, baik dalam wacana maupun praktik di lapangan. Melalui pendekatan humanistik dan interdisipliner, mata kuliah ini mengeksplorasi bagaimana peran, identitas, dan relasi gender memengaruhi pengelolaan pariwisata, pengalaman wisatawan, dunia kerja pariwisata, serta representasi budaya dalam promosi destinasi. Pembelajaran disampaikan dengan memadukan kajian teoretis, analisis kebijakan, studi kasus di Indonesia dan global, pengamatan lapangan, serta diskusi pemecahan masalah. Mahasiswa didorong untuk mengembangkan perspektif keadilan dan kesetaraan gender dalam perencanaan, pengelolaan, dan pengembangan pariwisata yang inklusif, berkelanjutan, dan berorientasi pada nilai-nilai kemanusiaan.
Course Content
Opening Pengantar Modul
-
03:00
-
Bacaan Opening Pengantar Modul
