Malaria merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh parasit Plasmodium, khususnya Plasmodium falciparum yang paling berbahaya dan ditularkan oleh nyamuk Anopheles betina, dengan gejala utama berupa demam tinggi, menggigil, dan anemia, serta menyebabkan lebih dari 200 juta kasus dan ratusan ribu kematian setiap tahun terutama di Afrika dan Asia Tenggara. Selain mengancam jiwa, malaria juga menimbulkan beban besar bagi sistem kesehatan serta dampak sosial ekonomi di negara berkembang, yang diperparah oleh keterbatasan akses layanan kesehatan dan meningkatnya resistensi parasit terhadap obat-obatan lama seperti klorokuin dan terapi berbasis artemisinin. Kondisi ini mendorong kebutuhan akan obat antimalaria baru yang lebih efektif dan aman, di mana teknik molekular docking berperan penting dalam tahap awal penemuan obat dengan memprediksi interaksi senyawa calon obat dengan target protein parasit, menyaring ribuan senyawa secara virtual, menghemat waktu dan biaya penelitian, serta meningkatkan peluang keberhasilan pengembangan obat antimalaria baru yang lebih selektif dan mampu mengatasi masalah resistensi.
Pengenalan penambatan molekul
0/3
Struktur 3D protein
0/4
Protein dalam pelarut
0/4
Algoritma docking
0/3
Fungsi skoring dalam docking
0/4
Aplikasi kecerdasan buatan dan machine learning (ML) dalam prediksi struktur protein
0/4
About Lesson
