Course Content
Strategi dan Teknik Konservasi Tanah dan Air
About Lesson

Video ini membahas teknik konservasi vegetatif dan mekanis sebagai upaya penting untuk menjaga kualitas serta keberlanjutan tanah dan air. Konservasi dilakukan untuk mengurangi kerusakan lahan akibat proses alam maupun aktivitas manusia yang dapat memicu erosi, degradasi tanah, dan ketidakstabilan sumber daya air, khususnya di wilayah pertanian dan perdesaan. Teknik vegetatif memanfaatkan tanaman seperti cover crop, agroforestri, strip cropping, dan rumput penguat lereng untuk melindungi tanah secara biologis, memperbaiki struktur tanah, meningkatkan bahan organik, dan memperlambat aliran air permukaan. Sementara itu, teknik mekanis menggunakan struktur fisik seperti terasering, dinding penahan tanah, dan saluran drainase kontur untuk mengendalikan limpasan air dan menstabilkan lereng secara langsung. Kombinasi kedua pendekatan ini dinilai paling efektif karena saling melengkapi, terutama pada lahan kritis dan rawan longsor, dengan mempertimbangkan kondisi topografi, jenis tanah, curah hujan, serta kemampuan masyarakat. Studi kasus di Kulon Progo menunjukkan keberhasilan konservasi berbasis kearifan lokal melalui penanaman rumput vetiver yang mampu meningkatkan stabilitas lereng, mengurangi risiko longsor, dan mendapat dukungan masyarakat, sehingga menjadi contoh konservasi yang adaptif, berkelanjutan, dan dapat direplikasi.

0% Complete