About Course
Aktivitas pertambangan sering meninggalkan lahan dengan kondisi fisik, kimia, dan biologis tanah yang terdegradasi, seperti hilangnya lapisan topsoil, rendahnya kesuburan, serta terganggunya fungsi ekosistem. Jika tidak direklamasi secara tepat, lahan pasca tambang berpotensi menimbulkan dampak lingkungan jangka panjang, termasuk erosi, pencemaran, dan penurunan produktivitas lahan. Di sisi lain, dengan pendekatan ilmiah dan strategi yang terencana, lahan pasca tambang dapat dipulihkan dan dimanfaatkan kembali secara produktif, khususnya untuk mendukung pertanian berkelanjutan. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan kapasitas bagi mahasiswa, praktisi, dan pengelola lahan agar mampu merancang program reklamasi yang efektif, adaptif, dan bernilai ekonomi-ekologis.
Kelas Strategi Reklamasi dan Pemanfaatan Berkelanjutan Tanah Pasca Tambang dirancang untuk memberikan pemahaman komprehensif mengenai konsep, prinsip, dan teknik reklamasi lahan pasca tambang. Peserta akan mempelajari dasar-dasar reklamasi, evaluasi kualitas tanah, teknik pemulihan kesuburan tanah untuk pertanian, pemilihan vegetasi yang sesuai, hingga strategi pemanfaatan lahan reklamasi secara berkelanjutan. Materi juga dilengkapi dengan studi kasus untuk memperkuat kemampuan analitis dan aplikatif peserta. Setelah mengikuti kelas ini, peserta diharapkan mampu menyusun dan menerapkan solusi reklamasi yang mendukung keberlanjutan lingkungan serta produktivitas lahan.
Course Content
Pengenalan Reklamasi Lahan Pasca Tambang
-
04:58
-
Bacaan Pengenalan Reklamasi Lahan Pasca Tambang
